Terjemahan Surat IFJ kepada Megawati

18 December

Protes IFJ Terhadap Pemerintah Indonesia yang melarang pembebasan jurnalis lokal yang ditahan di Acheh

 Yang Mulia Megawati Sukarnoputri
Presiden Republik Indonesia
Kantor Kepresidenan
Bina Graha, Jalan Veteran No. 1
Jakarta Pusat, Indonesia

Via facsimile: +62-21-526-8726

Yang mulia,

Federasi Internasional Jurnalis,The International Federation of Journalists (IFJ), organisasi jurnalis dunia yang memiliki lebih dari  500,000 anggota diseluruh dunia, bersama ini menuntut pemerintahan anda untuk menarik segala penghalang bagi membolehkan pembebasan jurnalis Ersa Siregar dan Fery Santoso yang saat ini sedang dalam tahanan GAM di Acheh.

Jurnalis Ersa dan kamerawan Fery ditahan saat vertugas di Kabupaten Langsa, Aceh, Indonesia, enam bulan yang lalu tepatnya pada tanggal 29 Juni 2003.

IFJ telah memperoleh persetujuan dari GAM untuk menjadi wakil yang akan menerima penyerahan  para jurnalis tersebut pada 19 August 2003. Bagaimanapun para jurnalis itu masih dalam tahanan disebabkan pihak militer Indonesia, TNI, tidak membenarkan kebebasan bergerak bagi organisasi kemanusiaan di propinsi Acheh untuk menjamin pembebasan kedua jurnalis berkenaan..

Adakah ini menjadi tanggungajawab penuh anda untuk memastikan bahwa TNI mengizinkan pembebasan para jurnalis berkenaan secepat mungkin.

Secara terus terang, penundaan oleh pihak Pemerintah dalam memfasilitasi pembebasan para jurnalis tersebut adalah tidak dapat dimaafkan atau tidak dijelaskan.

Pemerintah harus secepatnya bertindak untuk mengizinkan pembebasan jurnalis-jurnalis itu. Penahanan mereka yang berterusan adalah noda hitam yang mengotori rekord hak-hak asasi  manusia di Indonesia baik secara lokal maupun secara global.

Para jurnalis tersebut sepatutnya tidak akan berada dalam tahanan seharipun lagi, kalaulah anda mau bertindak hari ini untuk membolehkan kebebasan bergerak di Acheh bagi organisasi hak asasi manusia untuk dengan aman menerima pelepasan para jurnalis tersebut oleh GAM.

IFJ  meminta pemerintah anda untuk mengenepikan segala halangan hari ini dalam upaya membolehkan terjaminnya keamanan bagi pengambilalihan para jurnalis ini oleh organisasi hak asasi manusia dan untuk memperlihatkan komitmen pemerintahan anda mengenai kebebasan press dan keselamatan jurnalis.

Saya menunggu dengan penuh harapan akan tindakan cepat anda dalam hal ini.
 

Dengan hormat,

Christopher Warren

President, IFJ

(ENDS)

Informasi selanjutnya tersedia pada IFJ Asia website at
www.ifj-asia.org

Untuk  informasi selanjutnya silahkan hubungi IFJ President Christopher Warren on +61 411 757 668.

IFJ mewakili lebih dari 500,000 journalis di lebih dari 100 negara.

 Lampiran:

Penulis: Robert Shaw – Dikeluarkan pada  2003-12-18

18 December

IFJ Protest Over Indonesian Government's Block in Release on Local Journalists Held in Aceh

Her Excellency Megawati Sukarnoputri
President, Republic of Indonesia
Office of the President
Bina Graha, Jalan Veteran No. 1
Jakarta Pusat, Indonesia

Via facsimile: +62-21-526-8726


Your Excellency,

The International Federation of Journalists (IFJ), the global organisation of journalists representing over 500,000 journalists worldwide, is writing to demand that your Government remove obstacles to allow the release of journalists Ersa Siregar and Fery Santoro who are being held hostage in Aceh by the GAM.

Journalist Ersa and cameraman Fery were abducted while on assignment in Langsa in Aceh, Indonesia, six months ago on 29 June 2003.

The IFJ gained agreement from the GAM to hand over the journalists on 19 August 2003. However the journalists are still being held captive because the Indonesian military, the TNI, will not allow the free movement of human rights organisations in the province to secure the release of the two journalists.

It falls squarely upon your shoulders to ensure that the TNI allows for the immediate release of these journalists.

Frankly, the Government's delay in facilitating these journalists' release is inexcusable and inexplicable.

The Government of Indonesia must immediately act to allow the release of these journalists. Their continued confinement is a dark stain that mars Indonesia's human rights record both locally and globally.

These journalists would not have to stay hostage one single day more, if you would act today to allow the free movement in Aceh of human rights organisations to safely receive the journalists from the GAM.

The IFJ is calling on your Government to remove all blocks today to allow for the safe handover of these journalists to human rights organisations and to demonstrate your Government's commitment to press freedom and journalists' safety. I look forward to your swift action on this issue.

Yours sincerely

Christopher Warren
President, IFJ

(ENDS)

Further information is available on in the IFJ Asia website at www.ifj-asia.org

For further information contact IFJ President Christopher Warren on +61 411 757 668.
The IFJ represents over 500,000 journalists in more than 100 countries

Pièce jointe :
Auteur :
Robert Shaw - Publié le 2003-12-18