PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Darurat Sipil di Acheh (25 May 2005).

 Jum`at, 13 May 2005 pukul 19:30.
Pasukan SGI pos di Kruëng Raya-Mesjid Raya, Acheh Besar, menangkap dan menganiaya masyarakat sipil, korban masing-masing:
1.
Ihsan bin A. Gani, 23 th, pekerjaan: Nelayan.
2. Zainun bin Nurdin, 22 th, pekerjaan: Nelayan.
3. Muzakkir bin Amir, 30 th, pekerjaan: Nelayan.
(ketiga korban adalah warga Kampung Beurandéh-Mesjid Raya, Acheh Besar).
4. Marnusi bin Ramli, 25 th, warga Kampung Meunasah Mon-Mesjid Raya, Acheh Besar.

Kamis, 19 May 2005.
Pasukan TNI membuat 3 unit pos baru, masing-masing: 1 unit pos di Kampung Luthu Dayah Kruëng, 1 unit pos di Kampung Panté Rawa dan 1 unit pos di Kampung Lam We Kecamatan Suka Makmur, Acheh Besar. Puluhan personil TNI ditempatkan di masing-masing pos tersebut, pasukan TNI masih melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke hutan-hutan di kawasan itu.

Minggu, 22 May 2005 pukul 21:00.
Pasukan TNI Rajawali Yon 408 pos di Kampung Mesjid-Nurussalam, Acheh Timur, melakukan operasi ofensif ke Kampung Mesjid-Nurussalam, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menyiksa seorang warga sipil perempuan hingga tewas, Basiah binti Usman, 31 th, warga Kampung Mesjid-Nurussalam, Acheh Timur, korban dituduh melindungi GAM, disetrum dengan arus listrik hingga meninggal, mayatnya dibuang di tepi jalan raya Medan - Banda Acheh. (Adik korban sebagai anggota GAM, ayahnya juga syahid di tangan pasukan TNI pada tahun 1990-an).

Senin, 23 May 2005.
Pasukan TNI Kopassus membuat 1 unit pos baru di kedai milik Syarifuddin, 35 th, (Panglima Muda Daèrah I Wilayah Acheh Rayek), yaitu di Kampung Mureuë-Indrapuri, Acheh Besar. Sebanyak 12 personil TNI Kopassus ditempatkan di kedai tersebut.

Selasa, 24 May 2005 pukul 07:00.
Pasukan TNI melakukan operasi militer ke Kampung Tanjông Dalam-Jambô Ayé, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menganiaya dan menangkap sejumlah warga sipil, korban masing-masing:
1. Nuraida, 25 th, warga Kampung Tanjông Dalam, isteri daripada anggota GAM.
2. Apwaja, 3 th, perempuan, anak daripada Nuraida.
3. Mardiah, 18 th, warga Kampung Bukét Padan-Jambô Ayé, Acheh Utara, isteri daripada anggota GAM Daèrah IV Wilayah Samudra Pasè.
4. Aulia, 2 th, perempuan, anak daripada Mardiah.
5. Ti Hendon, 25 th, warga Kampung Tanjông Dalam, adik daripada anggota GAM Daèrah IV Wilayah Samudra Pasè.
6. Musliadi, 27 th, warga Kampung Tanjông Dalam, masyarakat biasa.
(Keenam korban dibawa ke Kampung Bola Mas-Jambô Ayé, Acheh Utara, kemudian dibawa lagi dan ditahan di pos TNI Kampung Aluë Leuhob-Cot Girék, Acheh Utara, Komandan Kompi TNI pos di Kampung Aluë Leuhob, bernama Bat Man).
7. Ismail, 35 th, dipukul hingga cidera ringan.
8. Yusuf bin Ahmad, 55 th, dipukul hingga cidera ringan.
9. Yasin, 45 th, dipukul hingga cidera ringan.
(sekarang dalam struktur teritorial penjajah RI, Kampung Tanjông Dalam dan Kampung Bola Mas telah menjadi kecamatan baru yaitu Kecamatan Langkahan, Acheh Utara).

Selasa, 24 May 2005 pukul 07:00.
Pasukan TNI Marinir Yon 08 pos di Kampung Seuneubôk Teupin-Peureulak Timu, Acheh Timur, melakukan operasi militer ke Kampung Aluë Bugéng-Peureulak Timu, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menangkap dan menganiaya seorang anak usia di bawah umur, Ridwan bin A. Rahman, 11 th, warga Kampung Aluë Bugéng-Peureulak Timu, Acheh Timur, status: Pelajar MIN Kampung Aluë Lhôk-Peureulak Timu, Acheh Timur, korban dipukul dengan rotan karena tidak bisa menunjukkan anggota/markas GAM, korban masih ditahan/disandera di pos TNI tersebut dengan tujuan untuk menekan abangnya yang menjadi anggota GAM supaya mau menyerahkan diri ke pihak TNI Marinir tersebut.

Selasa, 24 May 2005 pukul 09:00.
Pasukan TNI pos di Kampung Siem-Darussalam, Acheh Besar, melakukan operasi militer ke Kampung Lam Biheuë Siem-Darussalam, Acheh Besar.

Eksesnya:
Mereka menggeledah dan mengobrak-abrik rumah keluarga daripada anggota TNA, Tarmizi bin Anwar, 27 th, Kampung Lam Biheuë Siem-Darussalam, Acheh Besar, personil TNA Wilayah Acheh Rayek.

Selasa, 24 May 2005 pukul 10:00.
Pasukan TNI Yon 08 Marinir pos di Kampung Seuneubôk Teupin-Peureulak Timu, Acheh Timur, melakukan operasi militer ke Kampung Aluë Driën-Peureulak Timu, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil, Amir bin A. Rahman, 13 th, warga Kampung Aluë Bugéng-Peureulak Timu, Acheh Timur, status: Pelajar MTsN Al-Widyan Kampung Aluë Lhôk-Peureulak Timu, Acheh Timur, korban dianiaya karena tidak bisa menunjukkan anggota/markas GAM.

Rabu, 25 May 2005 09:00.
Pasukan TNI Makoramil Samadua, Acheh Selatan, menangkap dan menyandera 18 warga sipil (keluarga daripada anggota TNA/GAM) diantaranya:
1. Sepuluh orang dari Kampung Kuta Barô-Samadua, Acheh Selatan.
2. Empat orang dari Kampung Ladang-Samadua, Acheh Selatan.
3. Tiga orang dari Kampung Gunong Ketek-Samadua, Acheh Selatan.
4. Satu orang dari Kampung Aluë Sumirah-Samadua, Acheh Selatan.

Rabu, 25 May 2005.
Pasukan TNI melakukan operasi militer ke Kampung Pulo Ië-Kluët Utara, Acheh Selatan.

Eksesnya:
Mereka menembak seorang warga sipil hingga tewas, Zainal, 28 th, warga Kampung Pulo Ië-Kluët Utara, Acheh Selatan. Pasukan TNI juga mengerebek sejumlah rumah warga sipil di sana.

Rabu, 25 May 2005.
Pasukan TNI membuat pos baru di Kampung Ara Lipéh-Makmur, Bireuën, puluhan personil TNI ditempatkan di sana.

Rabu, 25 May 2005.
Pasukan TNI membuat pos baru di Kampung Aluë Meuh dan Paya Rubék Kecamatan Sawang, Acheh Utara, puluhan personil TNI ditempatkan di sana.

Rabu, 25 May 2005 pukul 11:30.
Sebanyak 6 personil TNI pos di Kampung Guhang-Blang Pidië, Acheh Barat Daya, dengan menggunakan 1 unit mobil Kijang melakukan operasi ofensif ke Kampung Ladang Neubôk-Blang Pidië, Acheh Barat Daya.

Eksesnya:
Mereka mencari isteri daripada anggota TNA yang sedang hamil, Baidah binti Saiful, 20 th, warga Kampung Ladang Neubôk-Blang Pidië, Acheh Barat Daya, pasukan TNI mengatakan kepada masyarakat bahwa jika menemukan korban, maka diancam akan dibelah perutnya. Akibatnya, korban menjadi ketakutan sehingga terpaksa pergi ke kampung lain ke tempat keluarganya untuk menyelamat nyawanya.

Rabu, 25 May 2005 pukul 11:30.
Pasukan TNI Yon 330/Kostrad pos di Kampung Jambô Capli-Bandar Alam, Acheh Timur, mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA Sagoë Idi Kuta Daèrah IV Idi Wilayah Peureulak di Kampung Afdeling 5 PT. BUMI FLORA Kecamatan Bandar Alam, Acheh Timur. Karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran selama 50 menit. Pasukan TNA semuanya selamat.

Eksesnya:
Saat melakukan penyisiran, pasukan TNI menembak seorang warga sipil hingga tewas, Mahyuddin bin M. Ali, 18 th, warga Kampung Bukét Peulawi-Idi Rayek, Acheh Timur, status: Pelajar. Saat hendak pulang ke rumah orang tuanya di Idi Rayek, korban dengan sengaja ditembak hingga meninggal di atas sepeda motor yang dikendarainya.

Rabu, 25 May 2005 pukul 13:00.
Pasukan TNI Yon 408 Rajawali pos di Afdeling 2 dan pos di Afdeling 5 PTPN-I Kampung Aluë Ië Mirah Kecamatan Julôk, Acheh Timur, mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA Sagoë Dama Putéh Daèrah IV Idi Wilayah Peureulak, dan sekitarnya di Kampung Seuneubôk Bayu-Bandar Alam, Acheh Timur. Karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran selama 30 menit. Pasukan TNA semuanya selamat. Pasukan TNI terus menambahkan kekuatan personil ke kawasan itu untuk meningkatkan dan memperketat operasi militer.

Rabu, 25 May 2005 14:00.
Pasukan TNI Yon 422 mengepung dan menyerang posisi defensif pasukan TNA di Kampung SP 2 Kecamatan Teunom, Acheh Jaya. Pasukan TNI melepaskan tembakan-tembakan ke arah pasukan TNA, karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran. Pasukan TNA semuanya selamat. Menurut informasi di lapangan, 2 personil TNI tewas dan 4 personil luka-luka parah.

Rabu, 25 May 2005 pukul 15:00.
Pasukan TNI Yon Raider 900 pos di Kampung Aluë Patong-Julôk, Acheh Timur, mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA Sagoë Bagok Daèrah IV Idi Wilayah Peureulak, dan sekitarnya di Kampung Aluë Siwah-Julôk, Acheh Timur. Karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran selama 30 menit. Pasukan TNA semuanya selamat. Pasukan TNI terus menambahkan kekuatan personil ke kawasan itu untuk meningkatkan dan memperketat operasi militer.

End of report.

--------------------------