|
Laporan Insiden Pasca Darurat Sipil di Acheh (26 May
2005).
Minggu, 22 May 2005 pukul 11:00.
Pasukan SGI pos di Kruëng Raya-Mesjid Raya, Acheh Besar, menangkap dan
menganiaya 2 warga sipil, korban masing-masing:
1. Rizwan bin Nurdin, 23 th, warga Kampung Meunasah Keudè-Mesjid Raya,
Acheh Besar.
2. Muhammad Lizar bin Helmi, 24 th, warga Kampung Meunasah Kulam, Kruëng
Raya-Mesjid Raya, Acheh Besar.
Kedua korban ditangkap dan dibawa bersama pasukan SGI
tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.
Senin, 23 May 2005. (Updated).
Pasukan TNI Kopassus membuat 1 unit pos baru di kedai milik Syarifuddin,
35 th, (Panglima Muda Daèrah I Wilayah Acheh Rayek), yaitu di Kampung
Mureuë-Indrapuri, Acheh Besar. Sebanyak 12 personil TNI Kopassus
ditempatkan di kedai tersebut. Kemudian pada hari Kamis, 26 May 2005,
sebanyak 12 personil TNI Kopassus ditambahkan ke pos baru tersebut,
sehingga jumlah total sekarang menjadi 24 personil TNI Kopassus yang
ditempatkan di sana. Akibatnya masyarakat di kampung tersebut menjadi
sangat resah.
Rabu, 25 May 2005 pukul 21:00.
Pasukan TNI dengan menggunakan 2 unit sepeda motor melakukan operasi
ofensif ke Kampung Ië Mameh-Kuala Batèë, Acheh Barat Daya, pasukan TNI
melepaskan tembakan-tembakan ke arah pasukan TNA, karena tidak dapat
menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya
mempertahankan diri. Pasukan TNA semuanya selamat. Menurut informasi di
lapangan, 4 personil TNI menjadi korban.
Kamis, 26 May 2005 pukul 05:30.
Pasukan TNI gabungan (TNI Yon 312 Kala Hitam pos di Kampung Aluë
Itam-Ranto Seulamat, dan pos di Kampung Aluë Kumba-Sungoë Raya, kemudian
TNI Yon 511 Badak Hitam/Kostrad pos di Kampung Sarah Teubèë, pos di
Kampung Lhôk Tambô, pos di Kampung Paya Keutapang-Ranto Seulamat, dan pos
di Kampung Aluë Gureb-Sungoë Raya, Acheh Timur, serta sekitar 150 personil
TNI lainnya melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Sarah Teubèë, Aluë Itam, Seuneubôk Pasè, Lhôk Tambô, Paya
Keutapang Kecamatan Ranto Seulamat, kemudian Kampung Aluë Kumba, Aluë
Gureb Kecamatan Sungoë Raya, serta Kampung Bukét Meuriam Kecamatan
Peureulak Timu, Acheh Timur.
Eksesnya:
Semua masyarakat di kampung-kampung tersebut dilarang pergi mencari rezeki
ke kebun dan ladangnya oleh pasukan TNI yang sedang melakukan operasi
militer di sana.
Kamis, 26 May 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI mengepung dan menyerang posisi defensif pasukan TNA di Kampung
Kruëng Pineung, Darusalam-Peusangan, Bireuën. Belum ada laporan
selanjutnya.
Kamis, 26 May 2005 pukul 12:00.
Aparat RI dengan berpakaian preman menculik seorang warga sipil, Samsul,
25 th, warga Kampung Biara Timu-Jambô Ayé, Acheh Utara, korban diculik di
depan Toko RINDU FOTO Lhokseumawe, Acheh Utara, korban dibawa bersama
aparat RI tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasib dan
keberadaannya.
Kamis, 26 May 2005 pukul 12:15.
Pasukan TNI mengepung dan menyerang posisi defensif pasukan TNA di Kampung
di Kampung Leubôk Meutèptèp, Darussalam-Peusangan, Bireuën. Belum ada
laporan selanjutnya.
Kamis, 26 May 2005 pukul 12:30-13:45.
Pasukan TNI Makodim Tapak Tuwan, Acheh Selatan gabungan pasukan TNI
lainnya mengepung dan menyerang posisi defensif pasukan TNA di kawasan
Gunong Lhôk Pawôh dan Gunong Aluë Redeb Kecamatan Sawang, Acheh Selatan.
Belum ada laporan selanjutnya.
Kamis, 26 May 2005.
Ribuan personil TNI melakukan operasi militer secara besar-besaran untuk
mencari anggota/markas TNA/GAM ke perkampungan penduduk dan kawasan
hutan-hutan di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Bakogan, Kecamatan Trumon,
Kecamatan Pasi Raja dan Kecamatan Sawang, Acheh Selatan.
Kamis, 26 May 2005 pukul 17:10.
Pasukan TNI gabungan (TNI Yon 143 dan TNI Yon 407) melakukan operasi
militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Pulo Ië-Kluët Utara dan
Kampung Pasi Asahan-Pasi Raja, Acheh Selatan.
Eksesnya:
Mereka menyiksa 3 warga sipil di sana, korban masing-masing:
1. Nupi, 46 th, warga Kampung Pulo Ië-Kluët Utara, Acheh Selatan, disiksa
hingga cidera ringan.
2. M. Jalil, 40 th, warga Kampung Pulo Ië-Kluët Utara, Acheh Selatan,
disiksa hingga cidera ringan.
3. Acem, 32 th, warga Kampung Pasi Asahan-Pasi Raja, Acheh Selatan,
disiksa hingga kritis.
Ketiga
korban disiksa di kampungnya masing-masing.
End of report.
-------------------------- |
|