PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Darurat Sipil di Acheh (31 May 2005). 

Jum’at, 27 May 2005.
Pasukan TNI Kopassus pos di Indrapuri, Acheh Besar, menangkap dan menyiksa seorang warga sipil, Asmadi, 29 th, warga Kampung Sihom Cot-Indrapuri, Acheh Besar, saat diinterogasi korban disiksa berat dengan cara disetrum dengan arus listrik, kemudian Selasa, 31 May 2005, diterima informasi bahwa korban sudah dilepaskan, akibat disiksa sekarang korban mengalami trauma berat.

Sabtu, 28 May 2005.
Aparat intel Mapolres Acheh Besar, melakukan operasi ofensif ke Keudè Biëng-Lhôknga, Acheh Besar.

Eksesnya:
Mereka menculik 4 warga sipil, korban masing-masing:
1. Bahyuni bin Bahtiar, 25 th,
2. Mahdani bin Muhammad, 25 th,
  (Kedua korban adalah warga Kampung Aneuk Paya-Lhôknga, Acheh Besar).
3. Herman bin Gani, 23 th,
4. Sudirman bin H. Sanusi, 26 th,
  (Kedua korban adalah warga Kampung Lam Gabôh-Lhôknga, Acheh Besar).

Keempat korban dituduh sebagai anggota GAM, lalu diminta uang tebusan masing-masing sebanyak Rp. 1.750.000 (satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) supaya korban bisa dilepaskan. Kemudian hari Selasa, 31 May 2005, diterima informasi bahwa keempat korban sudah dibebaskan setelah pihak keluarga keempat korban menembus uang dengan jumlah total semuanya sebanyak Rp. 7.000.000 (tujuh juta rupiah), keempat korban diancam agar tidak melaporkan hal ini kepada pihak manapun, jika melapor maka diancam akan ditangkap lagi dan keselamatan jiwanya tidak terjamin.

Sabtu, 28 May 2005 pukul 16:00.
Pasukan TNI mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA di Kampung Cot Teungku Dek-Seunagan Timur, Nagan Raya. Namun pasukan TNA berhasil menghindari agar tidak terjadinya pertempuran, pasukan TNA semuanya selamat dari serangan musuh tersebut.

Eksesnya:
Pasukan TNI memukul seorang warga sipil hingga cidera ringan, Ramadi bin Yadon, 22 th, warga Kampung Cot Teungku Dek-Seunagan Timur, Nagan Raya, pekerjaan: Petani.

Minggu, 29 May 2005 pukul 11:30.
Pasukan gabungan (TNI Yon Kaveleri pos di Kampung Seuneubôk Pidië, SGI pos di Keudè Peureulak Kecamatan Peureulak Teungoh, dan SGI pos di Keudè Aluë Niréh-Peureulak Timu, melakukan operasi ofensif untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Kruët Lintang-Peureulak Timu, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menggerebek dan menggeledah 1 unit rumah warga sipil milik Hasbullah bin Yazid, 56 th, warga Kampung Kruët Lintang-Peureulak Timu, Acheh Timur, korban dituduh sebagai simpatisan GAM.

Senin, 30 May 2005 pukul 06:00.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Seuneubôk Barô-Cot Girék, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menggerebek, menggeledah dan mengobrak-abrik isi rumah milik warga sipil perempuan, Amiyah, 40 th, warga Kampung Seuneubôk Barô-Cot Girék, Acheh Utara.

Senin, 30 May 2005.
Pasukan TNI Kompi B Yon 515 pos di Keudè Mugit Kemukiman Ujông Rimba Kecamatan Mutiara Timur, Pidië, melakukan operasi militer ke Kampung Mesjid Kemukiman Gumpuëng Kecamatan Mutiara Timur, Pidië.

Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil, Usman bin Muhammad Gade, 50 th, warga Kampung Mesjid Kemukiman Gumpuëng Kecamatan Mutiara Timur, Pidië, korban dibawa, ditahan dan juga disiksa saat diinterogasi di pos TNI Yon 515 pos di Keudè Mugit tersebut, sampai sekarang korban masih ditahan dan tidak diketahui nasibnya.

Senin, 30 May 2005 pukul 10:30.
Pasukan TNI Yon 511 Kostrad/Badak Hitam (Komandan pos bernama Lettu. Leo Simanjuntak) pos di Kampung Jeungki-Peureulak Timu, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Dusun Aluë Parang Kampung Dama Tutông-Peureulak Teungoh, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil, Wardani bin Jafar, 29 th, warga Dusun Aluë Parang Kampung Dama Tutông-Peureulak Teungoh, Acheh Timur, pekerjaan: Pekerja tambak. Pasukan TNI Yon 511 Kostrad menuduh bahwa korban membiarkan kawasan tambaknya sebagai tempat lintasan GAM.

Selasa, 31 May 2005. (diterima informasi).
Pasukan TNI Yon Zipur yang ditempatkan di Kabupaten Acheh Tengah, Takengon, mulai memeras para camat, keuchik, toke dan para pengusaha (orang kaya) di sana, dengan alasan bahwa mereka mengaku hari ini dipulangkan ke komando asalnya, lalu meminta uang secara paksa dengan jumlah yang bervariasi (mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah) pada setiap camat, keuchik, toke dan para pengusaha di Acheh Tengah.

Selasa, 31 May 2005 pukul 08:30.
Pasukan TNI Yon 511 Kostrad/Badak Hitam (Komandan pos bernama Lettu. Leo Simanjuntak) pos di Kampung Jeungki-Peureulak Timu, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Dusun Aluë Parang Kampung Dama Tutông-Peureulak Teungoh, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil, Hamdani bin Majid, 39 th, warga Dusun Aluë Parang Kampung Dama Tutông-Peureulak Teungoh, Acheh Timur, pekerjaan: Petani, korban dituduh sebagai simpatisan GAM.

Selasa, 31 May 2005.
Pasukan TNI gabungan (TNI Yonif 514, TNI Yonif 641), Kopassus dan Brimob melakukan operasi ofensif ke perkampungan penduduk diantaranya Kampung Cot Sirèn, Bukét Cubrék, Kuta Asan, Tanjông Seurukui, Aluë Triëng, Aluë Lhôk, Peureupôk, Blang Manè dan Panté Kiroë Kecamatan Matang Kuli, Acheh Utara.

Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek dan menggeledah sejumlah rumah warga sipil di kampung setempat. (sekarang dalam struktur teritorial penjajah RI, Kampung Aluë Lhôk, Peureupôk, Blang Manè dan Panté Kiroë telah menjadi kecamatan baru yaitu Kecamatan Paya Bakông, Acheh Utara).

Selasa, 31 May 2005 puku 10:20.
Pasukan TNI gabungan 3 unit pos (TNI pos di Kampung Aluë Pisang Kecamatan Kuala Batèë, TNI pos di Kampung Aluë Sungai Pinang dan TNI pos di Kampung Guhang Kecamatan Blang Pidië, Acheh Barat Daya) mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah kamp defensif pasukan TNA di Gunong Aluë Thoh (8 Kilometer jaraknya dengan jalan utama) Kampung Aluë Sungai Pinang-Blang Pidië, Acheh Barat Daya. Belum ada laporan selanjutnya.

Selasa, 31 May 2005 pukul 17:00.
Pasukan TNI kembali melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke kawasan Keudè Biëng dan Kampung Naga Umbang Kecamatan Lhôknga, Acheh Besar.

End of report.

--------------------------