PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki IV (02 Juni 2005).

 Selasa, 31 May 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI Marinir mengepung dan menyerang pasukan TNA yang sedang berada di perairan Kota Sigli, Pidië. Saat itu, pasukan TNA sedang melakukan penukaran pasukan, tiba-tiba pasukan TNI Marinir langsung melepaskan tembakan-tembakan ke arah pasukan TNA, pasukan TNI Marinir tersebut juga menembakkan peluru RPG-7 terhadap sebuah kapal sipil, sehingga kapal tersebut hangus terbakar. Kemudian pasukan TNI menangkap empat personil TNA, korban masing-masing:
1. Muhammad bin Hasballah, 31 th,
2. Abdul Samad bin M. Yusuf, 28 th,
3. Muhammad Ali bin Abdurrani, 31 th,
4. Bakrul bin Abdullah, 21 th,
Keempat korban adalah personil TNA asal Kampung Cot Jaja-Simpang Tiga, Pidië, keempat korban dibawa dan ditahan di Mapolsek Pidië di Sigli, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

Rabu, 01 Juni 2005 pukul 08:15.
Pasukan TNI Makoramil Indrapuri, Acheh Besar, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Ië Alang Dayah-Kuta Cot Glie, Acheh Besar.

Eksesnya:
Mereka memukul seorang warga sipil hingga babak belur, Nasrul bin Abdullah, 21 th, warga Kampung Ië Alang Dayah-Kuta Cot Glie, Acheh Besar.

Rabu, 01 Juni 2005.
Pasukan TNI gabungan (TNI Yonif 514, TNI Yonif 641, TNI Kopassus) dan Brimob mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA di Kampung Biram-Tanah Luas, Acheh Utara. Akibatnya 1 personil TNA syahid, M. Nasir, 24 th, Kampung Meunasah Mancang-Samudra, Acheh Utara (personil TNA Daèrah II Wilayah Samudra Pasè).

Eksesnya:
Pasukan TNI gabungan menggeledah dan menggerebek rumah warga sipil di kampung tersebut, mereka juga memukul warga sipil termasuk kaum perempuan dan anak usia di bawah umur hingga cidera berat dan cidera ringan.

Rabu, 01 Juni 2005 pukul 23:30.
Pasukan TNI gabungan mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA di Kampung Sapek-Seunagan Timur, Nagan Raya, karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran. Pihak TNA tidak ada korban. Menurut informasi masyarakat, ada korban di pihak TNI.

Eksesnya:
Mereka menganiaya dan mengintimidasi sejumlah warga sipil di kampung setempat. Identitas para korban tidak diketahui.

Kamis, 02 Juni 2005 pukul 10:00.
Pasukan TNI Yon 511 Kostrad/Badak Hitam (Komandan pos bernama Lettu. Leo Simanjuntak) pos di Kampung Jeungki-Peureulak Timu, gabungan sekitar seratusan personil TNI Yon 511 Kostrad lainnya, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Dusun Aluë Parang Kampung Dama Tutông dan Dusun Aluë Rambông Kampung Punti Kecamatan Peureulak Teungoh, kemudian Kampung Babah Kruëng dan Kampung Kruet Lintang Kecamatan Peureulak Timu, Acheh Timur.

Eksesnya:
Suasana di kawasan itu sangat mencekam, sejumlah warga sipil dikasari dan diintimidasi karena tidak dapat menunjukkan keberadaan anggota TNA/GAM.

Kamis, 02 Juni 2005 pukul 14:00.
Pasukan TNI Yon 712 pos di Kampung Muliëng Meucat-Kuta Makmur, Acheh Utara, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Keurisék Beureughang-Kuta Makmur, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil perempuan, Ansiah binti Tgk. Budiman, 40 th, warga Kampung Keurisék Beureughang-Kuta Makmur, Acheh Utara, pekerjaan: Petani, (korban adalah ibu daripada anggota TNA Daèrah II Wilayah Samudra Pasè), korban diculik di rumahnya, dibawa bersama pasukan TNI tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

Kamis, 02 Juni 2005 pukul 19:00.
Pasukan TNI menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah pasukan TNA yang sedang melakukan pergeseran pasukan di kawasan Kampung Sido Mulyo-Nisam, Acheh Utara. Pasukan TNA telah berusaha menghindari agar tidak terjadinya pertempuran, namun pasukan TNI terus mengejar dan melepaskan tembakan-tembakan ke arah pasukan TNA, karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran selama 10 menit. Pihak TNA tidak ada korban. Menurut informasi di lapangan, ada personil TNI yang menjadi korban.

Kamis, 02 Juni 2005. (diterima informasi).
Pasukan TNI pos di Kecamatan Kuala Batèë Kabupaten Acheh Barat Daya, memaksa semua keluarga (orang tua) daripada anggota TNA/GAM di Kecamatan tersebut, bahwa pada hari Jum’at, 03 Juni 2005 mulai pukul 08:00 dipaksa pergi untuk mencari keberadaan anak-anaknya yang menjadi anggota TNA/GAM ke hutan-hutan di kawasan pergunungan di sana dan juga dipaksakan harus menemukan dan membawa pulang semua anak-anaknya yang menjadi sebagai anggota TNA/GAM, kemudian diserahkan ke pihak TNI. Jika tidak, pasukan TNI mengancam akan menangkap semua keluarga daripada TNA/GAM di sana sebagai pengganti anak-anak mereka yang menjadi anggota TNA/GAM. Akibatnya, semua keluarga daripada TNA/GAM di sana menjadi sangat resah atas perintah paksa TNI tersebut.

End of report.

--------------------------