PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki IV (06 Juni 2005).

 Minggu, 05 Juni 2005 pukul 12:00.
Pasukan TNI pos di Kampung Piyeuëng-Montasik, Acheh Besar, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Piyeuëng Mon Ara-Montasik, Acheh Besar.

Eksesnya:
Mereka menangkap 1 personil TNA, Bahagia bin Zainal, 20 th, Kampung Piyeuëng Mon Ara-Montasik, Acheh Besar, (korban adalah personil TNA Daèrah I Wilayah Acheh Rayek), ditangkap tanpa perlawanan, tidak ada senjata atau barang bukti lainnya pada korban, lalu dibawa ke pos TNI UDKP Indrapuri, Acheh Besar, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

Senin, 06 Juni 2005 pukul 02:00.
Pasukan TNI Yon 511 Kostrad/Badak Hitam (Komandan pos bernama Lettu. Leo Simanjuntak) pos Kampung Jeungki-Peureulak Timu, Acheh Timur, menggerebek dan menggeledah 1 unit rumah warga sipil perempuan, Nurmala binti M. Jalil, 40 th, warga Kampung Jeungki-Peureulak Timu, Acheh Timur, pekerjaan: Petani, (isteri daripada anggota GAM Wilayah Acheh Timur) semua isi rumahnya diobrak-abrik dan dihancurkan, korban juga dihina dan dibentak-bentak. Rumah korban hanya berjarak sekitar 50 meter dengan pos TNI Yon 511 Kostrad tersebut.

Senin, 06 Juni 2005 pukul 08:00.
Ribuan personil TNI melakukan operasi militer secara besar-besaran untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan perbukitan/pergunungan dan perkampungan penduduk di tujuh kecamatan, diantaranya: Kecamatan Trumon, Kecamatan Bakôngan, Kecamatan Kluët Selatan, Kecamatan Kluët Utara, Kecamatan Pasi Raja, Kecamatan Samadua dan Kecamatan Sawang, Acheh Selatan.

Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek, menggeledah dan mengobrak-abrik rumah-rumah serta melakukan penyiksaan terhadap warga sipil di sana. Sejumlah warga sipil di Kecamatan Sawang disiksa hingga kritis karena warga tidak dapat menunjukkan keberadaan anggota TNA/GAM, berikut sejumlah korban yang berhasil diidentifikasi, korban masing-masing:
1. Yazib, 43 th,
2. Samsuwar, 34 th,
3. Ismail, 36 th,
4. Jamin, 34 th,
5. M. Atim, 40 th,
6.
Tgk. Jafar,
Semua korban adalah warga Kampung Triëng Meuduroë Barôh-Sawang, Acheh Selatan, semua korban disiksa oleh pasukan TNI Yon 143 (Dantonnya bernama Feri Muzawwad).

Senin, 06 Juni 2005 pukul 08:00.
Pasukan TNI Yon 143 memaksa Keuchik di Kampung Lhôk Sialang Rayek-Pasi Raja, Acheh Selatan, supaya menyediakan 1 unit rumah kosong untuk digunakan sebagai markas TNI.

Senin, 06 Juni 2005 pukul 09:00.
Sekitar 250 orang (semuanya perempuan) warga Kampung Rimèh Kruëng Batu Kecamatan Kluët Utara, Acheh Selatan, dengan menumpangi 4 unit truk Colt Diesel, mendatangi dan melakukan demo/unjuk rasa ke Makodim Tapak Tuwan, Acheh Selatan, semua kaum perempuan itu menuntut supaya dibebaskan semua keluarga daripada TNA/GAM dan masyarakat yang tidak mempunyai hubungan dengan pihak TNA/GAM yang ditahan di pos TNI Yon 143 di Kampung Rimèh Kruëng Batu dan di pos-pos TNI lainnya di Kecamatan Kluët Utara, Acheh Selatan. Setelah kaum perempuan tersebut melakukan demo, mereka pulang, namun saat dalam perjalanan pulang ke kampungnya mereka semua ditangkap dan ditahan di pos TNI di Kampung Rimèh Kruëng Batu-Kluët Utara, Acheh Selatan, sampai sekarang (hingga pukul 20:00, diterima informasi) semua korban masih ditahan dan tidak diketahui nasibnya. (sekarang dalam struktur teritorial penjajah RI, Kampung Rimèh Kruëng Batu telah dibagi menjadi dua kampung, yaitu Kampung Rimèh dan Kampung Kruëng Batu Kecamatan Kluët Utara, Acheh Selatan).

Senin, 06 Juni 2005 pukul 14:00.
Pasukan TNI Marinir Yon 08 pos di Kampung Seuneubôk Teupin-Peureulak Timur, Acheh Timur, mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA Sagoë Béntara Daèrah I Wilayah Peureulak, di Kampung Aluë Bugéng-Peureulak Timu, Acheh Timur, namun pasukan TNA berhasil menghindari agar tidak terjadinya pertempuran, pasukan TNA semuanya selamat dari serangan musuh tersebut.

Eksesnya:
Pasukan TNI merampas peralatan masak, bahan makanan dan tenda milik TNA.

End of report.

--------------------------