PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki IV (08 Juni 2005).

 Minggu, 05 Juni 2005.
Pasukan TNI pos di Teupin Kuyuën-Seunudôn, Acheh Utara, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Ulèë Rubék Timu-Seunudôn, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil hingga cidera ringan, M. Daud bin Juned, 37 th, warga Kampung Ulèë Rubék Timu-Seunudôn, Acheh Utara, pasukan TNI tersebut juga merampas 1 unit HP milik korban.

Senin, 06 Juni 2005 pukul 15:45.
Pasukan TNI mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA di Kampung Aluë Ië Pineung-Blang Pidië, Acheh Barat Daya (8 Kilometer jaraknya dengan jalan utama Kampung Barô-Blang Pidië, Acheh Barat Daya). Akibatnya satu personil TNA syahid, Tgk. HAM, 38 th, Kampung Barô-Blang Pidië, Acheh Barat Daya, (Wakil Panglima Muda TNA Daèrah II Wilayah Blang Pidië). Kemudian hari Selasa, 07 Juni 2005, jenazah korban dievakuasi oleh masyarakat Kampung Barô ke rumah duka untuk dikebumikan secara islami.

Selasa, 07 Juni 2005.
Pasukan Brimob pos di Blang Jruën-Tanah Luas, gabungan Brimob pos di Matang Kuli, Acheh Utara, melakukan operasi ofensif ke Kampung Matang Balôi-Tanah Luas, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil, Hasbi bin Abdul Manaf, 40 th, warga Kampung Matang Balôi-Tanah Luas, Acheh Utara, korban diculik dan dibawa bersama mereka, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

Selasa, 07 Juni 2005 pukul 13:00.
Pasukan TNI Marinir Yon 08 pos di Kampung Seuneubôk Teupin-Peureulak Timu, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke sekitar tempat usaha produksi Arang di kampung setempat.

Eksesnya:
Mereka menaniaya seorang warga sipil, Usman bin Hasan, 22 th, warga Kampung Seuneubôk Teupin-Peureulak Timu, Acheh Timur, pekerjaan: Tukang bakar kayu arang, korban dituduh membantu GAM, saat sedang bekerja di dapur arang di kampung setempat korban dianiaya dengan cara dipukul dan disuruh berdiri dekat dengan api pembakaran kayu arang selama 3 jam, kemudian pasukan TNI menjadikan korban sebagai tahanan rumah, tidak boleh pergi kemana-mana tanpa seizin pasukan TNI tersebut.

Selasa, 07 Juni 2005 pukul 14:00.
Pasukan TNI yang diperkuat dengan 1 unit kenderaan tempur Panser menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA di kawasan Grup 2 Kecamatan Kuta Makmur, Acheh Utara. Karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri dengan menembak kenderaan tempur Panser TNI tersebut hingga rusak. Pihak TNA tidak ada korban. Pasukan TNI terus memperketat dan meningkatkan operasi militer di kawasan itu.

Selasa, 07 Juni 2005 pukul 15:40.
Sekitar 300-an personil TNI Rajawali Yon 408 melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke Kampung Kaséh Sayang, Aluë, Keumunèng Sa, Kapai Barô, Aluë Gadéng, Seuneubôk Tuha, Aluë Meureubo, Triëng Gadéng dan Bukét Kulam Kecamatan Darul Aman (Idi Cut), kemudian Kampung Jungka Gajah Kecamatan Nurussalam (Bagok), Acheh Timur. Operasi militer TNI secara besar-besaran di kawasan itu telah berlangsung selama 12 hari sampai hari ini.

Eksesnya:
Mereka menganiaya 3 warga sipil (2 diantaranya adalah anak usia di bawah umur), korban masing-masing:
1. Zulkifli bin Usman, 45 th, pekerjaan: Petani.
2. Saiful bin Zulkifli, 14 th, status: Pelajar MTsN Idi Cut-Darul Aman, Acheh Timur.
  (kedua korban adalah warga Kampung Kaséh Sayang-Darul Aman, Acheh Timur).
3. Usmaudi bin Usman, 13 th, warga Kampung Matang Pineung-Darul Aman, Acheh Timur, status: Pelajar MTsN Idi Cut-Darul Aman, Acheh Timur.
  Ketiga korban dianiaya di Kampung Kaséh Sayang-Darul Aman, Acheh Timur, ketiga korban dianiaya dengan cara ditampar dan diancam tembak karena tidak dapat menunjukkan keberadaan anggota GAM.

Selasa, 07 Juni 2005 pukul 19:00.
Pasukan TNI mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA di Kampung DK-3 Kecamatan Serba Jadi, Acheh Timur. Belum ada laporan selanjutnya.

Rabu, 08 Juni 2005 pukul 05:30.
Sekitar 300-an personil TNI Rajawali Yon 408 melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke Kampung Keumunèng Sa, Keumunèng Duwa, Keumunèng Lhèë dan Keumunèng Peuët Kecamatan Darul Aman (Idi Cut), Acheh Timur.

Rabu, 08 Juni 2005 pukul 06:30.
Pasukan TNI pos di Kampung Mèsalè-Indrapuri, Acheh Besar, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Empe Ara-Indrapuri, Acheh Besar.

Eksesnya:
Mereka menangkap satu personil TNA, Fauzan M. Jamal, 28 th, Kampung Empe Ara-Indrapuri, Acheh Besar, (personil TNA Kompi B Sagoë Indrapuri Daèrah I Wilayah Acheh Rayek). Korban ditangkap tanpa perlawanan, tidak ada senjata atau barang bukti lainnya pada korban, lalu dibawa bersama pasukan TNI tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

Rabu, 08 Juni 2005 pukul 09:00.
Pasukan TNI Yon 312 Kala Hitam (Komandan pos bernama Kapten Ediwartono) pos di Kampung Bukét Driën-Sungoë Raya, Acheh Timur, gabungan TNI Makoramil Kecamatan Sungoë Raya, dan 6 tim pasukan TNI Yon 511 Badak Hitam, mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi defensif pasukan TNA Sagoe Sungoë Raya Daèrah I Wilayah Peureulak, di kawasan perbukitan di Kampung Bukét Driën-Sungoë Raya, Acheh Timur, karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran selama 30 menit. Pasukan TNA semuanya selamat. Menurut informasi di lapangan, 1 personil TNI tewas, Sertu Jumadi, 42 th, (anggota TNI Makoramil Sungoë Raya). Sertu Jumadi juga merupakan salah satu personil TNI yang melakukan monopoli pembelian getah karet hasil perkebunan masyarakat di Kecamatan Sungoë Raya, Acheh Timur, pihak TNI dan kakitangannya yang telah ditentukan melakukan monopoli pembelian getah karet hasil perkebunan masyarakat dengan harga Rp. 3.000/Kg (tiga ribu rupiah per Kilogram) sedangkan harga normalnya adalah Rp. 4.200/Kg (empat ribu dua ratus rupiah per Kilogram), jadi para petani karet telah dirugikan sebanyak Rp. 1.200/Kg (seribu dua ratus rupiah per Kilogram).

Rabu, 08 Jun 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI gabungan melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Kulung Kecamatan Blang Pidië, Acheh Barat Daya.

Eksesnya:
Mereka mengerebek dan menggeledah sejumlah rumah warga sipil di sana.

 End of report.

--------------------------