PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki IV (16 Juni 2005).

Senin, 23 May 2005 pukul 16:30.
Pasukan Yon 08 Marinir pos di Kampung Seuneubôk Barôh-Darul Aman, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Dusun Kuwala Idi Cut Kampung Seuneubôk Barôh-Darul Aman, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka merampok dan menganiaya seorang warga sipil hingga kritis, Ridwan bin Mahmud, 28 th, warga Dusun Kuwala Idi Cut Kampung Seuneubôk Barôh-Darul Aman, Acheh Timur, pekerjaan: Toke Ikan, uang sebanyak Rp. 12.000.000 (dua belas juta rupiah) uang milik korban dijarah, korban dipukul hingga pingsan, pasukan TNI Marinir mengira korban sudah mati, lalu korban dibuang ke laut, kemudian dalam kondisi masih hidup korban terdampar di pinggir pantai Simpang Ulim. Korban dalam kondisi trauma, sekarang sedang dalam perawatan medis.

Senin, 13 Juni 2005 pukul 10:20.
Pasukan TNI Kostrad Yon 408 pos di Kampung Lubôk Dalam-Nurussalam, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Pulo U-Nurussalam, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menangkap dan menganiaya seorang warga sipil, Hazar bin Basyah, 18 th, warga Kampung Pulo U-Nurussalam, Acheh Timur, pekerjaan: Petani, korban ditangkap, dianiaya dan dibawa bersama mereka, sampai sekarang tidak diketahui nasib dan keberadaannya.

Selasa, 14 Juni 2005 pukul 17:00.
Pasukan SGI (Parako/Kopasus) pos di Balai Desa Kecamatan Julôk, Acheh Timur, melakukan operasi ofensif untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Naleuëng-Julôk, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menangkap dan menganiaya seorang warga sipil hingga kritis seorang warga sipil, Salam bin Nurdin, 20 th, warga Kampung Naleuëng-Julôk, Acheh Timur, pekerjaan: Petani, korban ditangkap, dianiaya, lalu dibawa dan ditahan di pos SGI tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

Rabu, 15 Juni 2005 puku 08:00.
Pasukan TNI Yon 08 Marinir pos di Kampung Cot Girék-Ranto Seulamat, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Seuneubôk Dalam-Ranto Seulamat, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil, Daud bin Sulaiman, 65 th, warga Kampung Seuneubôk Dalam-Ranto Seulamat, Acheh Timur, pekerjaan: Petani, korban dianiaya dengan cara ditampar, disuruh push-up dan pasukan TNI Marinir tersebut menghina korban dengan mengatakan: "Anjing! masak nggak kenal dengan orang GAM".

Rabu, 15 Juni 2005.
Satu personil TNA yang sebelumnya menyerahkan diri ke Makoramil Kecamatan Susôh, Acheh Barat Daya, Darmi bin Usman, 35 th, Kampung Iku Luëng-Blang Pidië, Acheh Barat Daya, dieksekusi mati dan dibuang di bawah jembatan di Kampung Pulau Kayu-Susôh, Acheh Barat Daya. Korban dieksekusi mati oleh pasukan TNI Makoramil tersebut karena korban tidak sanggup mencari dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pihak TNI Makoramil tersebut.

Rabu, 15 Juni 2005.
Pasukan TNI memerintahkan kepada Milisi Jawa yang juga dipersenjatai untuk melakukan operasi mencari anggota TNA/GAM ke kawasan Kruëng Pasè (Kilometer 40) Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah.

Rabu, 15 Juni 2005 pukul 19:00.
Pasukan TNI menggeledah barak pengungsi di Kampung Kling Meuria-Baitussalam, Acheh Besar, dan juga menganiaya seorang warga pengungsi di sana, Mahfud, 17 th, warga Kampung Kling Meuria-Baitussalam, Acheh Besar.

Kamis, 16 Juni 2005 pukul 07:00.
Pasukan TNI Yon 330 Kostrad pos di Kampung Seuneubôk Dalam-Darul Aman, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Meunasah Keutapang-Darul Aman, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menembak 1 unit rumah warga sipil, milik Rusli bin Yusuf, 40 th, warga Kampung Meunasah Keutapang-Darul Aman, Acheh Timur, pekerjaan: Petani, korban dianiaya hingga babak belur, uang miliknya sebanyak Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah) dirampas, pasukan TNI Kostrad tersebut juga menjarah beras milik seluruh warga di kampung setempat.

Kamis, 16 Juni 2005 pukul 08:30.
Sekitar 150 personil TNI Yon 408 Kostrad melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung M4, Aluë Ie Mirah Kecamatan Indra Makmur, Acheh Timur.

Eksesnya:
Semua warga di kawasan itu dilarang pergi ke kebun Karet dan kebun Sawit selama 1 Minggu, akibatnya warga di sana menjadi sangat resah, karena mereka tidak bisa mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari.

Kamis, 16 Juni 2005 pukul 09:00.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Meunasah Meureubo-Lhôksukôn, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menembak 1 personil TNA hingga syahid, Nurdin bin Hasan, 30 th, (personil TNA Daèrah I Wilayah Samudra Pasè). Korban ditembak tanpa perlawanan, tidak ada senjata atau barang bukti lainnya pada korban.

Kamis, 16 Juni 2005 pukul 10:15.
Pasukan TNI Yon 143 (Komandan pos bernama: SR Jajuddin) pos di Kampung Paya Ateuëk-Pasi Raja, Acheh Selatan, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Lhôk Sialang Cut-Pasi Raja, Acheh Selatan.

Eksesnya:
Mereka menembak seorang warga sipil hingga tewas, Nazly, bin Usman, 40 th, warga Kampung Lhôk Sialang Cut-Pasi Raja, Acheh Selatan, korban ditembak saat sedang bekerja menanam padi di sawahnya, korban ditembak dengan alasan karena tidak memiliki KTP.

Kamis, 16 Juni 2005.
Ribuan personil TNI melakukan operasi militer secara besar-besaran untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke perkampungan penduduk dan kawasan hutan-hutan di Kecamatan Matang Kuli, Kecamatan Tanah Luas, Kecamatan Nisam, Kecamatan Sawang dan Kecamatan Kuta Mammur, Acheh Utara 

End of report. 

--------------------------