|
Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki IV (23 Juni 2005).
Rabu, 22 Juni 2005.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Aluë Papeuën, Kampung Simpang Rambông, Kampung Seumirah dan
Kampung Kruëng Tuwan Kecamatan Nisam, Acheh Utara, namun mereka tidak
menemukan anggota TNA/GAM.
Eksesnya:
Mereka menculik semua keluarga daripada anggota TNA/GAM di kampung-kampung
tersebut, kemudian dibawa dan disandera di pos TNI di Kampung Cot
Sabông-Nisam, Acheh Utara, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.
Rabu, 22 Juni 2005 pukul 09:15.
Pasukan TNI mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke
arah posisi defensif pasukan TNA di Glé (pebukitan) Lam Teungoh-Peukan
Bada, dan di Glé Siròn Kecamatan Kuta Cot Glie, Acheh Besar. Belum ada
laporan selanjutnya.
Rabu, 22 Juni 2005 pukul 22:30. (Updated).
Sebanyak 10 personil TNA terpaksa menyerang pos TNI di Kampung
Sikabu-Kuala Batèë, Acheh Barat Daya, penyerangan terhadap TNI tersebut
dilakukan sabagai "Tuëng Bila", karna pasukan TNI selalu melakukan operasi
militer, mengepung dan menyerang posisi-posisi defensif pasukan TNA di
kawasan itu, pasukan TNI juga selalu mengkasari dan mengintimidasi warga
sipil di sana. Kemudian pasukan TNI dibantu oleh TNI gabugan 3 unit pos
lainnya (TNI Yonif 143 pos di Kampung Kruëng Batèë, TNI pos di Kampung
Aluë Padé dan TNI pos di Kampung Aluë Pisang Kecamatan Kuala Batèë, Acheh
Barat Daya). Dalam insiden ini, 2 personil pihak TNA menjadi korban,
masing-masing:
1. Suhardi bin Jakfar, 25 th, Kampung Ingin Jaya-Kuala Batèë, Acheh Barat
Daya, kena peluru di bagian perutnya.
2. Islahuddin bin Ishak (alias Doyok), 27 th, Kampung Sikabu-Kuala Batèë,
Acheh Barat Daya, kena peluru di bagian lututnya.
Kedua korban dalam kondisi hidup dan luka tembak serta tidak bersenjata,
ditangkap oleh pasukan TNI, kemudian dievakuasi oleh PMI ke Meulabôh, yang
dikawal ketat oleh pihak TNI.
Kamis, 23 Juni 2005.
Pasukan gabungan (TNI Yon 113, TNI Yon 641, TNI Yon 514, TNI Kopassus, dan
Brimob) melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung
Meunasah Bili dan Meunasah Reungkam Kecamatan Matang Kuli, Acheh Utara.
Eksesnya:
Mereka menggerebek dan menggeledah 3 unit rumah warga sipil perempuan,
korban masing-masing:
1. Khadijah binti Sulaiman, 28 th,
2. Mursyidah binti Abdurrani, 24 th,
(Kedua korban adalah warga Kampung Meunasah Reungkam Kecamatan Matang
Kuli, Acheh Utara).
3. Syaribanun binti Usman, 35 th, warga Kampung Meunasah Bili-Matang Kuli,
Acheh Utara.
Pasukan TNI mengeledah rumah ketiga korban, semua isinya diobrak-abrik
dan dihancurkan.
Kamis, 23 Juni 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI gabungan (TNI pos di Kampung Lhôk Rambidéng dan TNI pos di
Teupin Kuyuën Kecamatan Seunudôn, Acheh Utara) melakukan operasi militer
untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Matang Lada-Seunudôn, Acheh
Utara.
Eksesnya:
Mereka menggeledah dan mengobrak-abrik isi sejumlah rumah warga sipil di
sana.
End of report.
-------------------------- |
|