|
Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki V (20 Juli
2005).
Senin,
18 Juli 2005 pukul 12:25. (Updated – Ralat).
Pasukan gabungan (TNI Yon 303/Tengkorak Putih dan TNI Makoramil Samadua,
Acheh Selatan) mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan
ke arah posisi defensif (Kamp) pasukan TNA Daèrah I Wilayah Lhôk Tapak
Tuwan di Gunong Kabuët Kampung Lubuk Layu-Samadua, Acheh Selatan (4
Kilometer jaraknya dengan pemukiman penduduk Kampung Lubuk Layu),
akibatnya 1 personil TNA syahid dan 2 luka-luka, korban masing-masing:
1. Nurzan bin Limi, 26 th, personil TNA Daèrah I Wilayah Lhôk Tapak Tuwan,
syahid.
2. Sabar bin Amir 26 th, personil Béntara Militer (Polisi Militer) Daèrah
I Wilayah Lhôk Tapak Tuwan, luka tembak.
3. Bujang bin Udin, 30 th, personil Béntara (Polisi) Daèrah I Wilayah Lhôk
Tapak Tuwan, luka tembak.
Eksesnya:
Pasukan TNI tersebut juga menembak 2 warga sipil hingga tewas (seorang
perempuan dan seorang anak usia di bawah umur), korban masing-masing:
1. Yus binti Hasan, 34 th, (isteri daripada Bustamam).
2.Aldi bin Bustamam, 10 th, (anak daripada Bustamam).
Pasukan TNI menuduh bahwa Bustamam sebagai pemasok logistik untuk GAM,
pasukan TNI mencari-cari keberadaan Bustamam dan keluarganya (isteri dan
anak-anaknya), sehingga terpaksa mencari perlindungan pada GAM, selama ini
Bustamam dan keluarganya tinggal di komplek camp pasukan TNA.
Ralat:
Sebelumnya tertulis: “3 personil TNA/GAM syahid..”.
Seharusnya: “1 personil TNA syahid dan 2 luka-luka..”.
Senin,
18 Juli 2005 pukul 04:00.
Pasukan TNI gabungan melakukan operasi militer serentak untuk mencari
anggota/markas TNA/GAM di seluruh Wilayah Pidië, dengan dibagi kekuatan
dan teritorial masing-masing sebagai berikut:
-
Sebanyak 14 tim (300 personil) TNI Yon 144 pos di Meureudu, Pidië,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan
pergunungan Beuracan Kecamatan Meureudu, Pidië.
-
Sebanyak 6 tim (200 personil) TNI Yon 144 melakukan operasi militer untuk
mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan pergunungan Peulandôk, Tumanah,
Panton Beurasan dan Tampui Kecamatan Triëng Gadéng, Pidië.
-
Sebanyak 15 tim (360 personil) TNI Yon 515/Kostrad pos di Kampung Blang
Bili Kemukiman Cubô Kecamatan Bandar Baru, Pidië, gabungan TNI Yon 144 pos
di Luëng Putu Kecamatan Bandar Baru, Pidië, melakukan operasi militer
untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan pergunungan Cubô Sukôn,
Kayèë Jatoë, Blang Barô, Blang Ibôh, Ujông Leubat, Sarah Panyang dan
Jiëm-Jiëm Kecamatan Bandar Baru, Pidië.
-
Sebanyak 2 Kompi TNI Yon 144 pos di PT. GOTONG ROYONG Kecamatan Ulim,
Pidië, melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke
kawasan pergunungan Ulim sampai pergunungan Ulèë Glé, Pidië.
-
Sebanyak 6 tim (200 personil) TNI Yon 515/Kostrad pos di Geulumpang
Minyeuk, Pidië, melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas
TNA/GAM ke kawasan pergunungan Cot Tunong, Amud dan Geumurôh Kecamatan
Geulumpang Minyeuk, Pidië.
-
Sebanyak 7 tim (235 personil) TNI Yon 515/Kostrad pos di Keudè Mugit,
Ujông Rimba Kecamatan Mutiara Timur, Pidië, melakukan operasi militer
untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan pergunungan Mamprèë, Labo
Adang, Trieng Judô Tunong, Pulo Keunari dan Blang Keudah Kecamatan Tiro,
Pidië.
-
Sebanyak 15 tim (360 personil) TNI Yon 743 pos di Keumala, Pidië,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan
pergunungan Cot Canték, Lhôk Panah, Cot Seutui, Cot Nuran, Keumala Dalam
dan Pulo Geunténg Kecamatan Keumala, Pidië.
-
Sebanyak 6 tim (200 personil) TNI Yon 515/Kostrad pos di Mila, Pidië,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan
pergunungan Blang Lam Kaca Kecamatan Mila, Pidië,
-
Sebanyak 3 Kompi pasukan TNI gabungan melakukan operasi militer untuk
mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan Gunong Seulawah (perbatasan
antara Acheh Besar dan Pidië) diantaranya kawasan pergunungan Kalé,
Biheuë, Blang Rhob, Blang Mie, Simpang Beutông Kecamatan Muara Tiga,
hingga hingga pergunungan Kecamatan Batèë Kabupaten Pidië.
Selasa,
19 Juli 2005.
Pasukan TNI Yon 315 membuat pos baru di Dusun Pusông Kampung Teupin Manè
Kecamatan Juli, Bireuën, sebanyak 60 personil TNI ditempatkan di pos
tersebut. Akibatnya, masyarakat di sana menjadi sangat resah.
Selasa,
19 Juli 2005.
Pasukan TNI Rajawali Yon 344 melakukan operasi militer untuk mencari
anggota TNA/GAM ke Kampung Barô dan Kampung Panton Makmur Kecamatan Jaya
Lamno, Acheh Jaya.
Eksesnya:
Mereka menganiaya 2 warga sipil hingga babak belur, korban masing-masing:
1. Nini bin Sulaiman, 35 th,
2. Mutafa bin M. Sabi, 31 th,
Keduanya warga Kampung Barô-Jaya Lamno, Acheh Jaya, keduanya dipukul
hingga cidera ringan dan mengalami sesak nafas.
Selasa,
19 Juli 2005 pukul 15:00.
Aparat SGI gabungan kelompok Milisi BERANTAS asal Nisam, melakukan operasi
ofensif ke Kampung Cot Seuminyoeng, Beureughang Kecamatan Kuta Makmur,
Acheh Utara.
Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil, Marzuki bin Aji, 25 th, warga Kampung
Cot Seuminyoeng, Beureughang Kecamatan Kuta Makmur, Acheh Utara, status:
Santri, korban dibawa bersama aparat SGI gabungan kelompok Milisi BERANTAS
tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasib dan keberadaannya.
Selasa,
19 Juli 2005 pukul 18:00.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM
ke kawasan Glé Lam Pisang-Peukan Bada, Acheh Besar.
Eksesnya:
Mereka menganiaya dan menembak mati seorang warga sipil yang mengalami
penyakit gangguan kejiwaan, M. Jamil, 40 th, warga Kampung Lam
Girék-Lhôknga, Acheh Besar, korban ditembak hingga tewas di kaki
perbukitan Glé Lam Pisang-Peukan Bada, Acheh Besar.
Selasa,
19 Juli 2005 pukul 21:00.
Pasukan TNI Kopassus pos UDKP Indrapuri, Acheh Besar, melakukan operasi
militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Leupuëng Balè-Kuta Cot
Glie, Acheh Besar.
Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil, Iskandar bin Hasyem, 32 th, warga
Kampung Leupuëng Balè-Kuta Cot Glie, Acheh Besar, korban dibawa bersama
pasukan TNI Kopassus tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.
Rabu, 20
Juli 2005 pukul 06:00.
Sebanyak 3 unit truk Reo pasukan TNI melakukan operasi militer untuk
mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Cot U, Kampung Munjè Peuët dan Kampung
Matang Raya, kemudian 2 unit truk Reo ke Kampung Matang Sijuëk Kecamatan
Baktiya, Acheh Utara.
Eksesnya:
Mereka mengintimidasi warga sipil di sana, warga menjadi ketakutan.
Rabu, 20
Juli 2005 pukul 06:00-11:00.
Pasukan TNI pos di Kampung Matang Raya-Baktiya, Acheh Utara, melakukan
operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Matang
Cut-Baktiya, Acheh Utara
Eksesnya:
Mereka menembak-nembak secara membabi buta ke dalam hutan-hutan di kampung
tersebut, akibatnya warga menjadi ketakutan dan trauma.
Rabu, 20
Juli 2005 pukul 06:00.
Pasukan TNI Yon 403 menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah
posisi pasukan TNA di Kampung Aluë Pineung-Makmur, Bireuën. Belum ada
laporan selanjutnya.
Rabu, 20
Juli 2005 pukul 09:55.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Matang Lada-Seunudôn, Acheh Utara.
Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek dan
mengeledah rumah-rumah warga sipil di kampung setempat.
Rabu, 20
Juli 2005.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Gunci-Sawang, Acheh Utara.
Eskesnya:
Masyarakat di sana dilarang pergi ke kebunnya selama 15 hari mulai hari
ini, akibatnya warga menjadi sangat resah karena tidak bisa mencari rezeki
untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari, hal ini juga akan
berakibat buruk bagi perekonomian masyarakat di sana.
Rabu, 20
Juli 2005.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Sabét, Kampung Lam Durian dan Gunong Kareuëng Putéh Kecamatan Jaya
Lamno, Acheh Jaya.
Eksesnya:
Masyarakat dilarang pergi kemana-mana, akibatnya masyarakat tidak bisa
mencari rezeki ke kebunnya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya
masing-masing.
Rabu, 20
Juli 2005 pukul 10:00-16:00.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Matang Lada dan Kampung Matang Likat Kecamatan Seunudôn, Acheh
Utara.
Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek sejumlah
rumah dan mengintimidasi warga sipil di sana, akibatnya warga menjadi
ketakutan dan trauma.
Rabu, 20
Juli 2005 pukul 20:00.
Ratusan personil TNI melakukan operasi militer untuk mencari
anggota/markas TNA/GAM ke kawasan perbukitan Glé Siròn Kecamatan Kuta Cot
Glie, Glé Keudè Biëng dan Glé Lam Lhom Kecamatan Lhôknga, kemudian Glé Lam
Pisang Kecamatan Peukan Bada dan Glé Kruëng Raya Kecamatan Mesjid Raya,
Kabupaten Acheh Besar.
End of
report.
-------------------------- |