PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki V (24 Juli 2005).

 Kamis, 21 Juli 2005 pukul 22:00. (Updated).
Aparat TNI Kasi Intel Makodim 0104 Acheh Timur, melakukan operasi ofensif ke pasar Sayur Kota Langsa Kecamatan Langsa Kota, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka menangkap, menganiaya dan menembak seorang warga sipil hingga kritis, Sulaiman bin Achmad, 45 th, warga Kampung Seuneubôk Teupin-Peureulak Timu, Acheh Timur, pekerjaan: Penjual buah-buahan, korban dituduh membantu GAM, lalu ditangkap, dianiaya dan ditembak di kakinya, kemudian dibawa dan ditahan di Mapolres Acheh Timur, kemudian pada hari Minggu, 24 Juli 2005 pukul 07:30, korban ditemukan oleh warga telah menjadi mayat di Dusun Pusông Kampung Telaga 7 Kecamatan Langsa Timur, Acheh Timur, dalam kondisi Perutnya dibelah, tubuhnya penuh dengan sayatan pisau dan luka-luka bakar, mayat korban telah dikebumikan oleh warga Dusun Pusông Kampung Teulaga 7 Langsa-Langsa Timur, Acheh Timur.

 Sabtu, 23 Juli 2005.
Sebanyak 3 unit truk Reo pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke Dusun Barèë Kampung Meunasah Paya Sutra Kecamatan Meurah Mulia, Acheh Utara, kemudian pasukan TNI tersebut membangun pos baru dan menetap di sana.

Eksesnya:
Masyarakat di sana menjadi ketakutan dan sangat resah.

 Sabtu, 23 Juli 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI Yon 315 membuat 1 unit pos baru di Kampung Simpang Jaya-Juli, Bireuën, sebanyak 250 personil TNI Yon 315 ditempatkan di pos tersebut.

 Sabtu, 23 Juli 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI Yon 403 melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Tanjông Beuridi-Peusangan, Bireuën.

 Minggu, 24 Juli 2005 pukul 05:00.
Pasukan TNI Yon 08 Marinir gabungan pos di Dusun Tanjông Seuleumak Kampung Beusa Beuranoë (Komandan pos bernama Serka. Iwan), pos di Dusun Matang Arôn Kampung Paya Lipah (Komandan pos bernama Sertu. Poniman), dan pos di Kampung Kuwala Bugak (Komandan pos bernama Serka. Trisutrisno) Kecamatan Peureulak Teungoh, Acheh Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM Sagoë Peureulak Kuta Daèrah I Peureulak Wilayah Peureulak di kawasan rawa-rawa, hutan Bakau dan pertambakan di sekitar Dusun Binjè Kampung Paya Lipah Kecamatan Peureulak Teungoh, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka mengumpulkan masyarakat di sana, lalu diceramahi yang isinya memaki-maki kepada pemimpin-pemimpin GAM dan masyarakat diminta untuk memusuhi TNA/GAM.

 Minggu, 24 Juli 2005 pukul 08:00.
Pratu Gultom, anggota TNI Yon 133 pos di Keudè Asan-Peusangan, Bireuën, melakukan pemerasan terhadap warga sipil, Ihsan, 45 th, warga Kampung Luëng Barô-Peusangan, Bireuën, korban dipaksa untuk menyerahkan uang sebanyak Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) dan 3 bungkus rokok kepada anggota TNI tersebut. Selama ini Pratu Gultom juga sering melakukan pemerasan terhadap masyarakat lainnya di sana.

 Minggu, 24 Juli 2005 pukul 10:00.
Pasukan Brimob membuat pos baru di Kampung Aluë Anoë Timu-Baktiya, Acheh Utara, puluhan personil Brimob ditempatkan di pos tersebut.

Eksesnya:
Masyarakat di sana menjadi sangat resah.

 End of report.

--------------------------