|
Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki V (28 Juli 2005).
Rabu, 27 Juli 2005 pukul
12:00.
Aparat SGI pos di Panton Labu-Jambô Ayé, Acheh Utara, melakukan operasi
ofensif Kampung Matang Raya-Baktiya, Acheh Utara.
Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil hingga cidera ringan, Zulkifli bin
Hanafiah, 35 th, warga Kampung Matang Raya-Baktiya, Acheh Utara, korban
dituduh menyimpan senjata, lalu dipukul hingga cidera ringan.
Rabu, 27 Juli 2005 pukul
16:00. (Updated).
Pasukan TNI pos di Kampung Tanjông Dama-Seunudôn, Acheh Utara, menganiaya
seorang warga sipil, Mudawali, 41 th, warga Kampung Aluë Capli-Seunudôn,
Acheh Utara, saat melaporkan diri dan untuk memperpanjang masa berlakunya
buku lapor di pos TNI tersebut, korban dipukul dengan Batu di kepalanya
hingga berdarah dan ditinju di dadanya hingga memar.
Rabu, 27 Juli 2005 pukul
22:30.
Aparat Polisi Militer (PM) Sabang melakukan operasi ofensif ke Kelurahan
Paya Keuneukai Kecamatan Suka Jaya, Sabang.
Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil, Ibrahim bin Jamin, 36 th, warga
Kelurahan Paya Keuneukai Kecamatan Suka Jaya, Sabang, korban diculik di
rumahnya, lalu dibawa dan ditahan di markas Polisi Militer tersebut,
sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.
Rabu, 27 Juli 2005 pukul
19:00 hingga hari Kamis, 28 Juli 2005 pukul 06:15.
Pasukan TNI pos di Kampung Aluë Pisang-Kuala Batèë, Acheh Barat Daya,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Barô
dan Kampung Aluë Rambôt Kecamatan Blang Pidië, Acheh Barat Daya.
Kamis, 28 Juli 2005 pukul
08:30.
Pasukan TNI Yon 05 Marinir pos di Kampung Bantayan-Simpang Ulim, Acheh
Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM Sagoë
Simpang Ulim Daèrah II Simpang Ulim Wilayah Peureulak di Kampung Kruëng
Thô dan Kampung Kuwala Simpang Ulim Kecamatan Simpang Ulim, Acheh Timur.
Kamis, 28 Juli 2005.
sekitar 100 personil TNI Marinir melakukan operasi militer untuk mencari
anggota/markas TNA/GAM ke kawasan hutan Bakau di pesisir Kecamatan
Bendahara, Acheh Tamiang.
Kamis, 28 Juli 2005.
Sebanyak 300 personil pasukan gabungan (TNI-AL, TNI-AU, Brimob Mapolres
Sabang, dan Polisi Militer Sabang) melakukan tempur untuk mencari anggota
TNA/GAM ke kawasan Kelurahan Balohan dan Kelurahan Jaboi Kecamatan Suka
Jaya, Sabang.
Kamis, 28 Juli 2005.
Pasukan gabungan (30 personil TNI-AU/Paskhas, 15 personil TNI-AL/Marinir,
15 personil TNI Makoramil Suka Jaya, dan 60 personil Brimob Mapolres
Sabang) melakukan operasi tempur untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung
Pangoë Kelurahan Paya Keuneukai Kecamatan Suka Jaya, Sabang.
Kamis, 28 Juli 2005.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM
ke kawasan hutan-hutan di Kampung Meunasah Dayah, Kampung Aluë Badè dan
sekitarnya di Kecamatan Kuta Makmur, Acheh Utara. (Sekarang dalam struktur
teritorial penjajah RI, Kampung Meunasah Dayah dan Kampung Aluë Badè telah
menjadi kecamatan baru yaitu Kecamatan Simpang Keuramat, Acheh Utara).
Kamis, 28 Juli 2005 pukul
11:00.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Uteuën Bunta-Peusangan, Bireuën,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Uteuën
Reutôh-Kota Juang, Bireuën.
Kamis, 28 Juli 2005 pukul
14:12.
Sebanyak 12 personil TNI Marinir melakukan operasi militer untuk mencari
anggota TNA/GAM ke Kampung Matang Sijuëk Timu-Baktiya, Acheh Utara.
Eksesnya:
Mereka mengintimidasi warga sipil di sana.
End
of report.
-------------------------- |