|
Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki V (01
Agustus 2005).
Jum'at,
29 Juli 2005.
Sebanyak 8 personil TNI-SGI pos di Kampung Mangul-Blang Pegayon, Gayo
Lues, dalam keadaan mabuk dengan menumpangi 1 unit mobil Kijang mini Bus
warna biru, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke
Kampung Blang Bengkik-Blang Pegayon, Gayo Lues, mobil yang mereka tumpangi
terbalik.
Eksesnya:
Mereka menganiaya puluhan warga sipil hingga cidera berat dan cidera
ringan, korban masing-masing:
-
Kader, 33 th,
-
Guru Adoh, 65 th,
-
A. Soma, 65 th,
-
Rahman, 40 th,
-
Tawar, 40 th,
-
Guru As, 50 th,
-
Mahli, 25 th,
-
Ilyas, 33 th,
-
Ma'din, 36 th,
-
Sardin, 30 th,
-
Samin, 45 th,
-
A. Porang, 27 th,
-
Baha, 28 th,
-
Ucak, 25 th,
-
Ihsan, 20 th,
-
A. Ipan, 27 th,
-
Musa, 43 th,
-
Sudir, 25 th,
-
Al, 20 th,
-
Sabri, 21 th,
-
Unar, 17 th.
Minggu, 31 Juli 2005.
Pasukan TNI Kostrad pos di Kampung Meunasah Pulo-Sawang, Acheh Utara,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Kruëng
Haji-Sawang, Acheh Utara.
Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek dan
menggeledah rumah-rumah warga sipil, diantaranya milik:
-
Cut Hamamah binti Bénséh, 64 th,
-
Rusli bin Umar, 48 th,
-
Zainal bin M. Yusuf, 52 th,
Ketiganya warga Kampung Kruëng
Haji-Sawang, Acheh Utara, pasukan TNI Kostrad tersebut setiap malam selalu
melakukan operasi ofensif di sekitar kampung tersebut, mereka mencuri Ayam
dan buah Pinang milik masyarakat, akibatnya masyarakat menjadi sangat
resah.
Minggu, 31 Juli 2005.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Tanjông Seulamat-Peudada, Bireuën,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung
Jaba-Peudada, Bireuën.
Minggu, 31 Juli 2005 pukul 10:00.
Pasukan TNI Makodim Langsa pos di Kebun Gajah Meuntah-Sungoë Raya, Acheh
Timur, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung
Aluë Meulasah-Sungoë Raya, Acheh Timur.
Eksesnya:
Mereka menculik seorang warga sipil, Basri bin Abdullah, 30 th, warga
Kampung Aluë Meulasah-Sungoë Raya, Acheh Timur, pekerjaan: Karyawan Keubon
Gajah Meuntah, korban dibawa dan ditahan di pos TNI tersebut, sampai
sekarang tidak diketahui nasibnya.
Minggu, 31 Juli 2005, malam.
Pasukan TNI Yon 312/Garuda pos di Kampung Sarah Sirông gabungan TNI pos di
Bivak Kampung Simpang Jaya Kecamatan Juli, Bireuën, melakukan operasi
militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke di sekitar kampung setempat.
Senin, 01 Agustus 2005 pukul
08:00-09:30.
Sebanyak 30 personil Brimob dari Mapolres Sabang, menggerebek Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) di Jalan Baypass Kelurahan Cot Bak U Kecamatan
Suka Jaya, Sabang. Aparat Brimob tersebut mencurigai bahwa anggota TNA/GAM
bersembunyi di sana, namun mereka tidak menemukan apa-apa. Saat
penggerebekan tersebut, semua siswa-siswi sedang melakukan upacara
penaikan bendera rutin setiap hari Senin, tidak ada siswa-siswi yang
berada di dalam lokal. Sementara dalam lokasi SMK tersebut ada kamp
pengungsi korban Tsunami yang berasal dari Kampung Perikanan Kelurahan
Kota Bawah Barat-Suka Karya, Sabang. Akibatnya, semua siswa-siswi SMK dan
pengungsi korban Tsunami tersebut menjadi ketakutan dan trauma.
Senin, 01 Agustus 2005 pukul 09:00.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Garôt-Peudada, Bireuën, melakukan
operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Ara
Bungong-Peudada, Bireuën.
Eksesnya:
Mereka mengintimidasi warga sipil di kampung setempat, karena tidak dapat
menunjukkan keberadaan anggota TNA/GAM.
Senin, 01 Agustus 2005 pukul
08:00-14:00.
Sebanyak 60 personil TNI Yon 112/Beruang Hitam, melakukan operasi militer
untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kelurahan Paya Seunara dan Kelurahan
Batèë Shôk Kecamatan Suka Karya, Sabang.
Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek
rumah-rumah penduduk, kemudian khusus rumah-rumah milik keluarga daripada
anggota TNA/GAM di cat tanda “X” warna merah. Mereka memaksa semua
keluarga TNA/GAM di sana supaya memaksa anak, suami dan anggota
keluarganya yang menjadi sebagai anggota TNA/GAM yang berada di gunung
supaya segera turun menyerahkan diri ke pihak TNI. Pasukan TNI mengancam
akan menangkap semua keluarga TNA/GAM di sana jika anak, suami dan anggota
keluarganya yang menjadi sebagai anggota TNA/GAM tidak segera menyerahkan
diri ke pihak TNI.
Senin, 01 Agustus 2005.
Sebanyak 6 personil TNI Yonif 410 (Dantonnya bernama M. Nif) melakukan
operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Tanjông Geudumbak
dan Kampung Tanjông Dalam Kecamatan Jambô Ayé, Acheh Utara. (Sekarang
dalam struktur teritorial penjajah RI, Kampung Tanjông Geudumbak dan
Kampung Tanjông Dalam telah menjadi kecamatan baru yaitu Kecamatan
Langkahan, Acheh Utara).
End of
report.
-------------------------- |
|