PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki V (02 Agustus 2005).

 Rabu, 27 Juli 2005 pukul 14:30.
Pasukan TNI membuat 2 unit pos baru, masing-masing:

-    1 unit di rumah Keuchik Makdiah di Kampung Tanjông Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Acheh Barat. Sebanyak 40 personil TNI ditempatkan di rumah tersebut.

-    1 unit pos di Sekolah Dasar (SD) di Kampung Aluë Peudeng Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Acheh Barat. Sebanyak 20 personil TNI ditempatkan di SD tersebut.

 Minggu, 31 Agustus 2005 pukul 16:30.
Pasukan TNI Yonif 413/Kostrad membuat 1 unit pos baru di Kampung Blang Teungku-Seunagan Timur, Nagan Raya. Masyarakat dipaksa untuk membangun dan menimbun tanah di sekeliling pos tersebut sebagai benteng. Sebanyak 50 personil TNI Yonif 413/Kostrad ditempatkan di pos baru tersebut.

 Minggu, 31 Agustus 2005 pukul 17:00.
Pasukan TNI Yonif 413/Kostrad membuat 2 unit pos baru di Kampung Kila-Seunagan Timur, Nagan Raya. Masyarakat dipaksa untuk membangun dan menimbun tanah di sekeliling pos tersebut sebagai benteng. Sebanyak 100 personil TNI Yonif 413/Kostrad ditempatkan di kedua unit pos baru tersebut.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 13:20.
Sebanyak 30 personil TNI Yon 112/Beruang Hitam melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Cot Dama Kelurahan Paya Senara Kecamatan Suka Karya, Sabang.

Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek 1 unit rumah warga sipil milik Zaman bin Abdul Wahab, warga Kampung Cot Dama Kelurahan Paya Senara Kecamatan Suka Karya, Sabang.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 11:00-24:00
Sebanyak 20 personil TNI Yon 112/Beruang Hitam melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM di sekitar rumah warga sipil milik Hendra bin Sulaiman Yusuf, warga Kampung Kampung Aluë Jabar Kelurahan Batèë Shôk Kecamatan Suka Karya, Sabang.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 13:50.
Pasukan TNI Yonif 413/Kostrad membuat 2 unit pos baru di pinggir Sungai di Kampung Uteuën Pulo-Seunagan Timur, Nagan Raya. Masyarakat dipaksa untuk membangun dan menimbun tanah di sekeliling pos tersebut sebagai benteng. Sebanyak 100 personil TNI Yonif 413/Kostrad ditempatkan di kedua pos baru tersebut.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 13:50.
Pasukan TNI Yonif 413/Kostrad membuat 1 unit pos baru di Kampung Kabu Barôh-Seunagan Timur, Nagan Raya. Masyarakat dipaksa untuk menyediakan atap sebanyak 1 lembar per orang, membangun dan menimbun tanah di sekeliling pos tersebut sebagai benteng. Sebanyak 30 personil TNI Yonif 413/Kostrad ditempatkan di pos baru tersebut.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 13:50.
Pasukan TNI Yonif 413/Kostrad membuat 1 unit pos baru di Kampung Tuwi Meuleusông-Seunagan Timur, Nagan Raya. Masyarakat dipaksa untuk membangun dan menimbun tanah di sekeliling pos tersebut sebagai benteng. Sebanyak 50 personil TNI Yonif 413/Kostrad ditempatkan di pos baru tersebut.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 15:20.
Pasukan TNI Yonif 413/Kostrad membuat 1 unit pos baru di Kampung Sawang Manè-Seunagan Timur, Nagan Raya. Masyarakat dipaksa untuk membangun dan menimbun tanah di sekeliling pos tersebut sebagai benteng. Sebanyak 25 personil TNI Yonif 413/Kostrad ditempatkan di pos baru tersebut.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 20:30.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Kuwala Ceurapè-Jangka, Bireuën, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Keudè Kuwala Ceurapè-Jangka, Bireuën.

Eksesnya:
Mereka menembak-nembak ke udara untuk menakut-nakuti warga di sana, akibatnya warga menjadi ketakutan dan trauma.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 23:30 – Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 03:00.
Sebanyak 20 personil TNI Yon 112/Beruang Hitam pos UDKP Kelurahan Paya Seunara Kecamatan Suka Karya, Sabang, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kompleks Nelayan Kelurahan Kruëng Raya Kecamatan Suka Karya, Sabang.

 Senin, 01 Agustus 2005 pukul 20:30 – Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 06:00.
Sebanyak 15 personil TNI Yon 112/Beruang Hitam pos UDKP Kelurahan Paya Seunara Kecamatan Suka Karya, Sabang, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Cot Klah Kelurahan Paya Seunara Kecamatan Suka Karya, Sabang, kemudian mereka kembali ke pos UDKP.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 01:00.
Pasukan gabungan (60 personil TNI-AU/Paskhas dan 30 personil Brimob Mapolres Sabang), melakukan operasi ofensif untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kelurahan Jaboi-Suka Jaya, Sabang.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 04:00.
Pasukan Brimob asal Polda Jambi (Komandan pos bernama Kapten Sinaga) pos di PT. WIRALANO Kampung Bukét Seulamat-Sungoë Raya, Acheh Timur, atas perintah Komandan pos tersebut, menculik 1 anggota TNA, Zainuddin bin Ishak, 27 th, Lorong Sepakat Kampung Bukét Seulamat-Sungoë Raya, Acheh Timur (personil TNA Sagoë Sungoë Raya Daèrah I Peureulak Wilayah Peureulak), korban sedang dalam keadaan tidak sadar (menderita kelainan jiwa), ditangkap di rumahnya dan sekarang ditahan di pos Brimob tersebut, sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 07:30.
Pasukan TNI Rajawali Yon 408/Kostrad melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM Sagoë Aluë Ië Mirah Daèrah IV Idi Wilayah Peureulak di Kampung Nes 1-Indra Makmur, Acheh Timur.

Eksesnya:
Mereka memeriksa semua KTP warga yang pergi ke kebun/ladang.

 Selasa, 02 Agustus 2005.
Sejak hari Senin, 01 Agustus 2005 sampai hari ini, sekitar 100-an personil TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan Glé Lam Kunyèt dan Glé Bilui Kecamatan Darul Kamal, Acheh Besar.

 Selasa, 02 Agustus 2005, pagi.

Sebanyak 2 unit truk Reo pasukan TNI ditambahkan untuk meningkatkan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kawasan Glé Lam Kunyèt dan Glé Bilui Kecamatan Darul Kamal, Acheh Besar.

 Selasa, 02 Agustus 2005.
Sebanyak 4 Peleton pasukan TNI Yonif 131 gabungan TNI pos di Langkahan (sekarang pos TNI tersebut telah dianggap/dijadikan sebagai Makoramil Langkahan –kecamatan baru– sebelumnya Langkahan berada dalam teritorial Kecamatan Jambô Ayé), melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke kampung-kampung sekitar pos TNI tersebut, mereka melakukan pemerasan dengan cara meminta uang secara paksa hingga ratusan ribu rupiah terhadap masyarakat di sana, kemudian pasukan TNI Yonif 131 membuat 1 unit kamp baru di kawasan Uteuën Kareuëng-Jambô Ayé, Acheh Utara.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 10:00.
Sebanyak 60 personil TNI-AU/Paskhas melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kelurahan Paya Keuneukai
-Suka Jaya, Sabang.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 10:30.
Pasukan TNI pos di Kampung Matang Rubék-Jambô Ayé, Acheh Utara, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Tanjông Dalam-Jambô Ayé, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil hingga babak belur, Mahmud, warga Kampung Tanjông Dalam-Jambô Ayé, Acheh Utara. (Sekarang dalam struktur teritorial penjajah RI, Kampung Tanjông Dalam telah menjadi kecamatan baru yaitu Kecamatan Langkahan, Acheh Utara).

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 12:00.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Matang Likat dan Kampung Blang Fa Kecamatan Seunudôn, Acheh Utara.

Eksesnya:
Mereka masuk ke semua rumah penduduk di sana, lalu warga dipaksa untuk menaikkan bendera warna mearah putih (bendera RI) di depan rumahnya masing-masing, jika warna bendera sudah tua (pudar) maka disuruh ganti dengan bendera yang baru, jika TNI datang kembali dan menemukan bendera yang warnanya sudah tua (belum diganti oleh warga) maka diancam akan diambil tindakan keras terhadap warga tersebut.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 13:02.
Pasukan TNI pos di Kampung Sido Mulyo Kecamatan Kuta Makmur, Acheh Utara, mengepung dan menyerang dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah posisi 1 regu (12 personil) TNA Kompi A Daèrah II Wilayah Samudra Pasè, pimpinan Tanggi, di kawasan Kampung Bivak Kecamatan Kuta Makmur, Acheh Utara. Karena tidak dapat menghindari lagi pasukan TNA terpaksa membalasnya sebagai upaya mempertahankan diri, sehingga terjadi pertempuran. Pasukan TNA semua selamat. Menurut informasi di lapangan, 2 personil TNI menjadi korban.

Eksesnya:
Pasukan TNI menganiaya 2 warga sipil perempuan hingga babak belur di kampung setempat, korban masing-masing:

  1. Nilawati binti Tgk. Rahman, 25 th,
  2. Fatimah binti Tgk. Rahman, 27 th,

Keduanya warga Kampung Bivak Kecamatan Kuta Makmur, Acheh Utara, kedua korban (kakak beradik) tersebut dianiaya di rumahnya.

 Selasa, 02 Agustus 2005 pukul 17:59.
Pasukan TNI melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke kawasan hutan-hutan dan pemukiman penduduk di Kampung Matang Cut dan Kampung Aluë Buya Kecamatan Baktiya, Acheh Utara.

Eksesnya:
Dengan alasan untuk mencari anggota TNA/GAM, mereka menggerebek dan menggeledah rumah-rumah warga sipil di sana.

 End of report.

--------------------------