PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA)
TENTARA NEGARA ACHEH (TNA)
PUSAT INFORMASI MILITER

 


Laporan Insiden Pasca Perundingan Helsinki V (11 Agustus 2005).

 Kamis, 11 Agustus 2005.
Sebanyak 30 personil TNI Yonif 407 ditambahkan ke pos di Kampung Aluë Ië Mamèh-Kuwala, Nagan Raya.

 Kamis, 11 Agustus 2005.
Komandan Makodim dan Kapolres Kabupaten Acheh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, pasukan TNI/Polri non-organik dengan mengikutsertakan orang-orang GAM yang telah menyerah berkampanye dari mesjid ke mesjid supaya masyarakat tidak menerima GAM dan harus diburu serta dihabisi. Acara pertamanya dilangsungkan di Mesjid Kota Pondok Baru, Bener Meriah. Sebagai pembicara adalah Salman (mantan Panglima Muda TNA Wilayah Linge, Salman sudah menyerah ke pihak RI).

 Kamis, 11 Agustus 2005. (diterima informasi).
Pasukan TNI Marinir pos di Matang Pasi-Peudada, Bireuën, dalam 2 bulan ini selalu melakukan penganiayaan terhadap masyarakat di sana, akibatnya masyarakat terpaksa mengungsi ke tempat lain dan sekarang tidak berani lagi pulang ke kampung tersebut, karena ketakutan akibat selalu dianiaya oleh pasukan TNI Marinir tersebut.

 Kamis, 11 Agustus 2005.
Pasukan TNI/Polri di Kabupaten Acheh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah menginstruksikan kepada masyarakat agar mulai hari Sabtu, 13 Agustus 2005, tidak melakukan kegiatan (diam tinggal di rumah), TNI/Polri juga menyebarkan issue bahwa pada tanggal tersebut GAM akan melakukan kebrutalan dan kemungkinan perjanjian RI-GAM batal, katanya.

 Kamis, 11 Agustus 2005.
Pasukan TNI Yon 315 membuat 2 unit pos baru di rumah warga sipil di Kampung Cot Jrat-Kota Juang, Bireuën, masing-masing milik:

  1. Tgk. Din,
  2. Isa,

Keduanya warga Kampung Cot Jrat-Kota Juang, Bireuën, puluhan personil TNI ditempatkan pada masing-masing rumah yang telah dijadikan sebagai pos TNI tersebut. Pemilik rumah dan masyarakat di sana menjadi sangat resah.

 Kamis, 11 Agustus 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Tanjông Seulamat-Peudada, Bireuën, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Pintô Rimba-Peudada, Bireuën.

 Kamis, 11 Agustus 2005 pukul 11:00.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Sawang, melakukan operasi ofensif ke Kampung Ara Bungong-Peudada, Bireuën.

Eksesnya:
Mereka memaksa masyarakat agar menaikkan bendera warna merah putih (bendera RI) di depan rumahnya masing-masing, dengan alasan untuk memeriahkan hari ulang tahun RI, masyarakat diancam akan diambil tindakan keras jika tidak mengindahkan instruksi TNI tersebut.

 Kamis, 11 Agustus 2005 pukul 13:00.
Sebanyak 1 unit truk Reo pasukan TNI bersenjata lengkap dan menggunakan ransel di punggungnya, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Lhôh Bungong Peuraden-Juli, Bireuën.

 Kamis, 11 Agustus 2005 pukul 20:00.
Pasukan TNI Yon 133 pos di Kampung Blang Rangkuluh-Peudada, Bireuën, melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Jaba dan Kampung Aluë Sijuëk Kecamatan Peudada, Bireuën.

 Kamis, 11 Agustus 2005, malam.
Pasukan TNI/Polri memberlakukan jam malam secara menyeluruh di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Acheh Tengah. Akibatnya masyarakat menjadi sangat resah, karena tidak bisa keluar (berktivitas) di luar rumah pada waktu malam hari.

 End of report.

--------------------------