|
Laporan Insiden Pasca Perundingan
Helsinki V (12 Agustus 2005).
Jum'at, 12 Agustus 2005, pagi.
Pasukan TNI Yon 315 membuat 1 unit baru di Kampung Paya Jalòh Kecamatan
Juli, Bireuën. Sebanyak 50 personil Yon 315 ditempatkan di pos baru
tersebut, akibatnya masyarakat di sana menjadi sangat resah.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Pasukan TNI/Polri melakukan sweeping identitas secara massal terhadap
penduduk di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Acheh Tengah.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Pasukan TNI/Polri membuat peraturan terhadap masyarakat di Kabupaten Bener
Meriah dan Kabupaten Acheh Tengah, yaitu masyarakat dilarang berpergian,
masyarakat hanya boleh pergi dari rumahnya sejauh 400 meter. Akibatnya
masyarakat di sana menjadi sangat resah.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Aparat SGI memaksa 3 orang keuchik untuk datang dan menginap di kantor
camat Kecamatan Seunudôn dan kantor camat Kecamatan kambo Ayé, Acheh Utara
(yang berlokasi tidak jauh dari pos SGI tersebut), masing-masing:
-
Amir bin Abdullah, 45 th, Keuchik Kampung Ulèë
Titi-Seunudôn, Acheh Utara.
-
Ahmad bin Dawod, 48 th, Keuchik Kampung Aluë
Buya-Baktiya, Acheh Utara.
-
Gani bin Abidin, 50 th, Keuchik Kampung Matang
Cut-Baktiya, Acheh Utara.
Jum'at, 12 Agustus 2005 pukul 09:00.
Pasukan TNI Marinir menembak seorang warga sipil hingga tewas, M. Dahlan,
26 th, warga Kampung Jawa-Banda Sakti, Acheh Utara, pekerjaan: Penjual
kelapa muda, korban ditembak hingga tewas di jalan Gudang, Lhokseumawe.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Pasukan TNI membuat 1 unit pos baru di Kampung Ië Lôb Kec. Tangan-Tangan,
Acheh Barat Daya. Sebanyak 30 personil TNI ditempatkan di pos baru
tersebut, akibatnya masyarakat di sana menjadi sangat resah.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Pasukan TNI memaksa sekitar 30 warga Kampung Miruëk Taman-Darussalam,
Acheh Besar, untuk ikut bersama pasukan TNI melakukan operasi militer
untuk mencari anggota TNA/GAM di kawasan itu.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Pasukan TNI memaksa sebanyak 30 orang keuchik di kampung-kampung dalam
Kecamatan Baitussalam dan Kecamatan Darussalam, Acheh Besar, supaya
menandatangani kertas yang berisi tulisan yang menyebutkan bahwa pasukan
TNA masih melakukan aksi pemerasan dan penyanderaan terhadap masyarakat.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Pasukan TNI Yonif 623/Raider membuat 3 unit pos baru di perkampungan
penduduk, masing-masing di Kampung Tangan Cut, Kampung Kuta Bak Driën dan
Kampung Ië Lôb Kecamatan Tangan-Tangan, Acheh Barat Daya, mereka juga
memaksa masyarakat di kampung-kampung setempat untuk membangun benteng
dengan menimbun tanah di sekeliling pos TNI tersebut.
Jum'at, 12 Agustus 2005.
Aparat SGI pos di Kampung Mangul-Dabun Gelang, Gayo Luwes, melakukan
sweeping terhadap masyarakat di Kampung Badak Umah-Dabun Gelang, Gayo
Luwes.
Jum'at, 12 Agustus 2005 pukul 13:00.
Pasukan TNI Yon 312/Siliwangi pos di Kampung Gabôh-Kruëng Sabé, Acheh
Jaya, melakukan operasi militer untuk mencari anggota/markas TNA/GAM ke
kawasan hutan Babah Sabé-Kruëng Sabé, Acheh Jaya (sekitar 6 Kilometer
jaraknya dari pos, atau 30 Kilometer dari Keudè Kruëng Sabé).
Eksesnya:
Mereka menembak 2 personil TNA hingga syahid, korban masing-masing:
-
Aswad, 35 th,
-
Saiful, 25 th,
Keduanya asal Kampung Panggông-Kruëng
Sabé, Acheh Jaya (Keduanya personil TNA Daèrah III Wilayah Meureuhôm
Daya), kedua korban ditembak tanpa perlawanan, tidak memiliki senjata.
Kedua korban ditembak saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya di perairan
Sungai dengan menggunakan Sampan. Seorang perempuan (isteri daripada salah
seorang korban) selamat karena berhasil meloloskan diri dari serangan
musuh tersebut.
Jum'at, 12 Agustus 2005 pukul 14:00.
Sebanyak 2 unit truk Reo pasukan TNI Yon 312/Garuda melakukan operasi
militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Lawang-Peudada, Bireuën,
mereka diturunkan di rumah milik Husén Kolonel.
Jum'at, 12 Agustus 2005 pukul 17:30.
Sebanyak 2 unit truk Reo pasukan TNI Yon 315 melakukan operasi militer
untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Aluë Unoë dan Kampung Paya
Jalòh-Juli, Bireuën.
Jum'at, 12 Agustus 2005 pukul 17:30.
Pasukan TNI Paskhas pos di Kampung Kayèë Kunyèt-Montasik, Acheh Besar,
melakukan operasi militer untuk mencari anggota TNA/GAM ke Kampung Data
Makmur-Montasik, Acheh Besar.
Eksesnya:
Mereka menganiaya seorang warga sipil hingga cidera ringan, Saiful bin
Sulaiman, 35 th, warga Kampung Data Makmur-Montasik, Acheh Besar.
End of report.
-------------------------- |
|