|
|
NEGARA ACHEH |
|
|
|
1. Keselamatan dan kesempurnaan misi tim Uni Eropa pada kunjungannnya untuk membuat penilaian di Acheh dari 28 Juni hingga 1 Juli, dalam usaha menjalankan pemantauan di lapangan untuk mendirikan pusat-pusat pemantau atau pos-pos di Acheh, sepertimana yang disepakati dalam Ronde-4 Perundingan Helsinki antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Gerakan Acheh Merdeka (GAM). 2. Penambahan tentara oleh pihak RI di Acheh dan tindakan-tindakan provokatif dari TNI dan POLRI yang berterusan ke atas rakyat Acheh tiap hari. 3. Berlangsung nya demonstrasi di seluruh Acheh yang dipaksakan oleh TNI/POLRI ke atas rakyat Acheh supaya menentang kunjungan misi pemantau Uni Eropa ke Acheh dan membantah kelangsungan Perundingan Damai di Helsinki. 4. Kejadian penembakan misterius atas seorang warga asing sebagaimana yang terjadi di Lamno pada 22 Juni yang lalu, dimana TNI menuduh pihak GAM yang melakukannya. 5. Kontak senjata yang terjadi siang tadi jam 0730 di sebuah kampung di pendalaman, Kampung Balee Kuyuen-Darul Aman (16 km ke pendalaman), Peusangan, Daerah Bireuen, dimana beberapa anggota TNI terbunuh, akibat daripada penyerangan yang mereka mulai ke atas posisi bertahan pasukan TNA di dalam hutan. Dengan ini kami menolak samasekali laporan AFP yang memetik berita TNI dimana mereka menuduh TNA yang memulai penyerangan tersebut. Komando Pusat TNA dengan ini menyeru kepada semua anggota TNA dan GAM untuk memegang teguh kepada disiplin supaya tidak terpancing dengan tindakan-tindakan provokatif dari TNI/POLRI dimana mereka ingin membuat rekayasa supaya dapat mensabotase segala usaha untuk menghentikan konflik berdarah di Acheh ini dengan cara damai dan supaya dapat menyalahkan GAM sekiranya terjadi sesuatu insiden yang terjadi akibat tindakan tersebut. KOMANDO PUSAT TENTARA NEGARA ACHEH (TNA) Muzakkir Manaf |
|||